Drama Korea alias drakor jadi favorit banyak wanita di Indonesia dengan berbagai alasannya. Mulai dari ceritanya yang bisa mengaduk-aduk perasaan, pemainnya yang ganteng dan cantik, aktingnya yang bagus dan sebagainya. Kalau diperhatikan, cerita-cerita drakor ini memiliki banyak persamaan yang boleh dibilang, klise dan terkesan cheesy. Tapi mungkin itu yang malah membuat drakor digandrungi. "Ramuan" cerita yang jadi resep drama-drama itu di antaranya:
1. Cinta antara si kaya dan si miskin atau si biasa-biasa aja-- si kaya biasanya pemeran utama laki-lakinya. Profesi paling sering sebagai CEO. Pokoknya si cowok tergolong chaebol alias konglomerat alias sultan yang punya kekuasaan dan pastinya punya duit banyak tak terhingga. Karakter khasnya, si chaebol ini dingin, ngeselin, sombong lalu tetiba ketemu pemeran wanitanya yang punya sifat bertolak belakang dan biasanya berasal dari keluarga biasa saja bahkan jadi karyawannya. Tentu ini nggak selalu ya.. Ada juga yang pakai "ramuan" lain, misalnya si perempuannya yang kaya atau keduanya berasal dari kalangan biasa.
2. Punya second lead-character yang juga kiyowo. Pemilihan second-lead ini kayaknya cukup berperan penting dalam sebuah drama Korea karena mereka juga punya porsi cerita sendiri bahkan bisa menjadi daya tarik drama tersebut. Kadang, justru si second-lead ini yang lebih mencuri hati penonton. Second-lead bisa berperan sebagai sahabat pemeran utama, sekretaris (ini paling sering), atau saudara kandung. Kadang, second-lead ini juga dipasangkan biar jadian, walaupun nggak selalu ya hehe..
3. Punya cerita masa lalu -- Ini juga hampir selalu ada di naskah cerita dan bisa menjadi alasan logis kenapa si pemeran utama punya karakter atau fobia tertentu. Bisa jadi, kisah masa lalu itu ada hubungannya dengan pemeran utama lain atau pemeran penting lainnya dalam cerita. Misalnya, dalam peristiwa lalu itu, si pemeran utama ditolong oleh seseorang yang punya hubungan dengan pemeran utama wanita yang kebetulan disukainya. Skenarionya sih nggak selalu persis begitu tapi kurang lebih sama idenya.
4. Family issues -- Persoalan keluarga hampir selalu menjadi bumbu cerita drama Korea, kadang ada hubungannya dengan cerita masa lalu pemeran utamanya. Sampai saya berpikir apakah memang mayoritas orang Korea mengalami masalah keluarga yang super serius itu, sampai berefek ke kepribadian si tokoh di kemudian hari. Yang umum diangkat misalnya pemeran utamanya dicampakkan orang tua atau mengalami kecelakaan hingga hidup sebatang kara, orang tuanya pemabuk atau suka melakukan kekerasan, tinggal dengan orang tua tunggal, tinggal hanya dengan nenek atau kakeknya dan sebagainya. Tidak seperti di Indonesia, kayaknya kalau di Korea begitu kita kehilangan orang tua, nggak ada yang mau peduli. Apalagi mereka biasanya hanya punya sedikit anak saja.
5. Momen berdua -- biasanya untuk 2 pemeran utamanya. Yang paling khas, adegan main berdua ke taman bermain. Si cowok yang kaya, menyewa taman itu agar pujaan hatinya bisa puas menikmati seluruh wahana tanpa gangguan. Atau jalan-jalan sambil nyobain makan pinggir jalan, membeli barang-barang random dan semacamnya. Para penonton merasa terhibur melihat sweet moments ala-ala ini sambil menertawakan sikap si pemeran utama yang kaya tadi karena nggak pernah melakukan hal-hal yang nampaknya remeh itu seumur hidupnya.
6. Surprise... surprise.. --- Pergi ke taman bermain bisa jadi salah satu bentuk kejutan manis yang bikin meleleh. Ramuan lain adalah kejutan sederhana yang tetep bikin meleot karena dilakukan dengan penuh effort apalagi kalau dilakukan chaebol yang biasanya tinggal main perintah. Bentuk surprise-nya, misalnya masangin lampu warna-warni, masak untuk berdua dan sebagainya.
7. Act of Service --- yang nampakna sederhana tapi bikin penonton melting. Nampaknya, penulis skenario drama Korea pinter banget mencari dan menciptakan momen dan act yang sederhana tapi manis ini. Misalnya yang udah umum banget, memperbaiki tali sepatu, memasangkan alas kaki, memayungi saat hujan, sampai masangin plester saat si cewek atau cowoknya terluka. Duh.. duh...
Nah..nah... penulis sendiri sampai sebegitu hafalnya adegan-adegan di drakor ya.. Bukan penggemar sih tapi suka menyimak aja hihi... Makanya, mungkin ada detail cerita khas yang terlewat di tulisan ini... Menurutmu?